Buat. Kamu. Seorang…..

Cerah……

Hening……

Bening…….

Damai…….

Sejuk….

Tatapan….

Pelukan….

Cinta….

Terimakasih…..

Buat kamu seorang…..

Posted in Fiction | Leave a comment

Mencintaimu Sementara

Rasanya merasa bersalah, mencintaimu sejenak saja

Kamu sudah ada yang punya

Tapi….., apakah itu dosa?

Biar hanya Tuhan yang menjawabnya

Bukan kita

Kita belum tahu mengapa

Kita tak tahu apa-apa

Kita cuma saling jatuh cinta

Walaupun itu cuma sementara…..

 

Posted in Fiction | Leave a comment

KOTA MALANG – dan Segalanya yang Kusayang

Saat pagi, masih bisa tercium wangi embun di sudut rumahku

Saat malam, masih ada ketenangan menjelma di berbagai sudut kota

Dengan segala yang dimilikinya, sulit untuk mengingkari bahwa Kota Malang adalah kota yang romantis.

Kota ini selalu mengajakku sejenak kembali

Sepertinya tak pernah rela jika aku benar-benar pergi

Ada bongkahan rindu yang tersimpan

Yang bisa kuambil kapan saja

Lewat indera perasa, penglihatan, pendengaran, penciuman, dan perabaku

Meninggalkanmu sepenuhnya berarti ingkar

Ingkar karena tak mengakui keindahanmu…..

Posted in On my mind | Leave a comment

Hujan, Kopi, dan Senyumanmu

Hai Kamu

Duduklah disini temani aku

Jangan pergi terburu-buru

Atau berlari ikuti nafsu

Derasnya hujan baru saja turun menggebu

Ada cintaku yang terselip di situ

Aku masih menikmati senyummu

Bersama uap kopi yang menghiasi sendunya sore itu….

 

 

Posted in Fiction | Leave a comment

“SADNESS is THE WRONG HAPPINESS”…………..

Posted in On my mind | 18 Comments

Cinta dan Sarang Laba-laba

HATI….* Mengapa kamu pucat-pasi * Apakah ada seseorang menyakiti * Lalu kau merasa sepi * Dan pada akhirnya menyendiri…

Hidup memang tak seindah nirwana * Yang bisa kau atur semaunya * Bisa saja hari ini kamu jadi jawara * Tapi seketika kamu jadi yang paling nestapa…

Jika ada yang menyakitimu * Coba bilang padaku * Nanti aku akan cari tahu * Jangan jadikan dirimu bagai retaknya lemari kayu * Yang rusak parah serta ada bau yang mengganggu…

HATI…jangan biarkan dirimu sengsara * Kamu harus selalu dihiasi cinta * Jangan bagaikan rumah yang hampa * Tak ada siapa-siapa * Tak ada apa-apanya * Yang cuma ada debu dan ramainya sarang laba-laba…

HATI…, aku sedang bicara * MASIH MAUKAH KAMU JATUH CINTA?….

 

 

 

Posted in Fiction | 3 Comments

Kamu Menghilang

Sayang

 

Kenapa kamu pergi menghilang

Tanpa bilang-bilang

Perasaanku tak tenang

Jangan buat hati ini meradang

 

Tapi jika itu yang membuatmu senang

Aku mencoba terus riang

Walau ada rasa yang jauh terbang

Seperti yang aku rasakan sekarang

 

Cinta kita janganlah kau buang

Apalagi kau biarkan melayang

Aku ingin terus kau sayang

Aku mau merasakan cintamu sampai kenyang…

 

Posted in Fiction | Leave a comment

Secangkir Kopi dan Sebuah Cinta yang Telah Pergi

Ini kisah tentang syahdunya sore hari

Bersama nikmatnya secangkir kopi

Sembari menunggumu di sini

Berharap candamu akan menemani

 

Sesaat kamu datang tanpa senyum menghiasi

Kamu melangkah dengan dingin hati

Tanpa basa-basi

Tanpa mesra yang biasanya kau beri

 

Kamu ingin cinta kita diakhiri

Katamu cukup sampai disini

Tak akan ada lagi romansa yang pasti

Apalagi sebuah ikatan janji

 

Kamu segera beranjak pergi

Meninggalkanku seorang diri

Rasanya ngopi sore hari tak akan asyik lagi

Jejak nikmatnya kopi menghilang bersama tenggelamnya mentari…

 

 

 

Posted in Fiction | 1 Comment

Jatuh Cintalah Kepadaku Saja

Aku ingin kamu yang di sana, jatuh cinta kepadaku saja

Cinta yang sebenarnya

Bukan hanya pura-pura

Sebab pura-pura cuma membuatku luka

 

Kalau kamu memberiku cinta

Aku akan membuatmu tertawa

Walau bisa saja terselip rasa kecewa

Tapi itu hanya sementara

 

Buat kamu yang di sana, jatuh cintalah kepadaku saja…………

 

Posted in On my mind | 1 Comment

Segelas Teh Manis, Lalu Secangkir Kopi Pahit

Di pagi hari yang cerah dan bersahabat, saya mencoba MEMANISKAN DIRI dengan segelas TEH MANIS. Setelah itu, MERASAKAN PAHITNYA secangkir KOPI PAHIT. Terkadang dalam hidup, kita memang harus merasakan keduanya. Entah itu secara bergantian, atau bahkan sekaligus…….

Posted in Fiction | 2 Comments